BONTANG – Rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 di SDN 010 Bontang Selatan resmi berakhir pada Jumat (17/7/2026). Hari kelima sekaligus hari pamungkas ini berlangsung semarak dan penuh kebanggaan, menandai kesiapan para murid baru untuk melangkah ke jenjang pembelajaran reguler di Sekolah Dasar.
Kunjungan Monev Pengawas Sekolah

Dari kiri: Ibu Kristina Lele, S.Pd.AUD (Ketua Panitia MPLS), Ibu Siti Fatonah, S.Pd (Ko. Kurikulum), Ibu Dwi Utari, M.Pd (Pengawas), Bapak Amirul Hak Satria Jaya, S.Pd (Wakil Kepala Sekolah) dan Bapak Jarot Endik Setiawan, M.Pd (Pengawas)
Keistimewaan pada hari penutupan ini semakin bertambah dengan kehadiran dua pengawas sekolah yang melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan MPLS di SDN 010 Bontang Selatan. Kehadiran Ibu Dwi Utari, M.Pd. dan Bapak Jarot Endik Setiawan, M.Pd. disambut hangat oleh seluruh warga sekolah. Keduanya memantau langsung keberhasilan implementasi MPLS Ramah yang aman, nyaman, menggembirakan, serta bebas dari perundungan maupun kekerasan.
Upacara Penutupan Gabungan dan Pelepasan Badge

Sama seperti hari pertama, penutupan MPLS Ramah digelar melalui Upacara Penutupan MPLS Ramah Gabungan antara SDN 010 Bontang Selatan dan SDN 003 Bontang Selatan.
Pada momen bersejarah ini, SDN 010 Bontang Selatan diwakili oleh Bapak Amirul Hak Satria Jaya, S.Pd. Sementara itu, kegiatan MPLS Ramah Tahun Ajaran 2026/2027 secara resmi ditutup oleh Kepala SDN 003 Bontang Selatan, Bapak Ahmad Fauzi Manshur, S.Pd.
Puncak acara penutupan ditandai dengan prosesi pelepasan badge peserta MPLS secara simbolis. Pelepasan atribut ini menjadi tanda resmi bahwa seluruh murid baru telah tuntas mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah dan kini sepenuhnya diterima sebagai keluarga besar SDN 010 Bontang Selatan maupun SDN 003 Bontang Selatan.
Refleksi dan Kesiapan Belajar
Rangkaian kegiatan hari kelima diakhiri dengan doa bersama serta sesi refleksi kegiatan oleh dewan guru untuk mengevaluasi seluruh proses pelaksanaan yang telah berjalan.
Melalui lima hari pembiasaan yang intensif, para murid baru kini telah mengenal warga sekolah, memahami tata tertib, serta mulai menerapkan budaya 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) dan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH). Selamat belajar dan berkarya para murid hebat, selamat datang di rumah kedua kalian.
@dqreasi